image

Foto: suaramerdeka.com / dok

09 April 2018 | 08:35 WIB | Raket

Christo Hindarkan Indonesia dari Degradasi

  • Play-off Piala Davis Grup II Asia /Oseania

JAKARTA, suaramerdeka.com- Christopher Rungkat berhasil mempertahankan tim tenis Indonesia bertahan di Grup II Asia/Oseania. Petenis andalan Merah Putih ini dipaksa main tiga kali saat menghadapi tuan rumah Sri Lanka pada play-off degradasi Piala Davis di Colombo, Sabtu-Minggu (7-8/4). Pada lima partai yang dipertandingkan, Christo menjalani satu laga tunggal di hari pertama dan dua laga (tunggal dan ganda) di hari kedua. Hasilnya, Christo memenangi seluruhnya.

Pada partai pertama, petenis berperingkat 824 dunia tersebut mengalahkan Sharmal Dissanayake dengan skor, 6-4, 4-6, 3-0. Namun keunggulan yang dibawa Christo itu mampu diimbangi tuan rumah setelah partai kedua, David Agung Susanto ditundukkan Harshana Godamanna dua set langsung, 3-6, 1-6. Skor imbang 1-1 untuk hari pertama.

Di pertandingan hari kedua, Christo kembali dimainkan di ganda berpasangan dengan Justin Barki. Partai ketiga lawan duet Dissanayake/Godamanna tersebut, Christo/Justin mampu menyudahi game dengan skor akhir, 6-4, 6-3.

Usai pertandingan partai ketiga, tim Indonesia memiliki kesempatan sepuluh menit untuk menentukan siapa yang harus tampil di partai keempat, apakah masih menurunkan Christo atau tidak. Selain Christo, sesungguhnya skuad Merah Putih masih ada Anthony Susanto, David Agung Susanto, Justin Barki dan Althaf Dhaifullah.

Meski sudah berkeringat di partai ketiga, Christo tetap jadi pilihan untuk maju lagi di partai keempat. Apalagi, rubber keempat ini merupakan laga penentu agar Indonesia masih bertahan di Grup II, sehingga tak terdegradasi ke Grup III. Lawan yang dihadapi Christo kali ini adalah Harshana Godamanna. Lagi-lagi, petenis kelahiran 14 Januari 1990 menunjukkan kualitasnya di lapangan tanah liat. Berdasarkan peringkat single maupun double, Christo memang lebih baik dibanding lawan.

Di tunggal, Christo berperingkat 824 dunia, sedangkan lawan di urutan 1.106. Sementara di ganda, Christo ranking 118 dunia, Godamanna berada di posisi 1.449. Akhirnya, Christo menang dengan skor 6-4, 4-6, 7-6 (7). Hasil ini sekaligus membawa Indonesia unggul 3-1 atas Sri Lanka.

Christo mengatakan, seharusnya dia bisa menang straight set di skor 6-4, 6-2. Namun dia telah melakukan break di game kelima saat kedudukan 3-2. Dia harus mengambil break lantaran kehabisan tenaga dan ternyata itu membuat momen untuk terus unggul jadi hilang. "Tadi set ketiga hanya bertahan, tidak melalukan kesalahan sendiri. Dan kunci kemenangan ini adalah pengalaman jam terbang bermain di Piala Davis," ujar Christo.

(Arif M Iqbal /SMNetwork /CN26 )