image

SM/ Puji Purwanto - AUDISI DAI: Sejumlah mahasiswa mengikuti audisi dai di kampus IAIN Purwokerto, belum lama ini.(23)

27 Desember 2017 | Hello Kampus

Dai Berkualitas Telah Lahir di Sini

KOMUNITASDai IAIN Purwokerto sudah berjalan sekitar sepuluh tahun. Komunitas ini sebagai ruang belajar untuk mengasah kemampuan dan sharing seputar ruang lingkup dai. Komunitas ini memiliki 25 anggota dari Fakultas Dakwah dan 15 anggota dari fakultas lain.

Melalui komunitas ini pula, IAIN Purwokerto telah melahirkan para dai berkualitas. Beberapa dai berprestasi bermunculan, salah satunya mahasiswa Fakultas Dakwah, Mumpuni Handayayekti. Ia berhasil meraih juara pertama ajang lomba Dai tingkat Asia yang digelar oleh salah satu stasiun televisi nasional belum lama ini. Prestasi ini bukan kali pertama diraih Mumpuni. Sebelumnya, Mumpuni pernah meraih juara pada lomba retorika dakwah tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-wilayah Jawa.

Tidak berhenti di situ, Mumpuni yang juga ditunjuk sebagai Ketua Komunitas Dai IAIN Purwokerto membuktikan kualitasnya dengan meraih juara pertama pada ajang lomba dai tingkat nasional di stasiun televisi serupa bersama teman satu fakultasnya yang hanya meraih posisi keempat, Afivatur Rahmania. Dekan Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto, Zaenal Abidin, mengatakan, kampus mendukung kegiatan-kegiatan di komunitas, seperti audisi dai di tingkat kampus, bahkan kampus menjembatani para dai untuk beraktivitas di masjid maupun musala.

“Untuk melestarikan komunitas dai, kami sering menugaskan para dai ke musala dan masjid di sekitar kampus,” katanya. Ia menambahkan, kampus akan terus berupaya memperluas kerja sama setidaknya dengan takmir-takmir masjid serta majlis taklim. “Kami menyalurkan para dai untuk memberi motivasi komunitas,” katanya.

Sementara itu, Mumpuni mengatakan kunci sukses untuk meraih prestasi yaitu tawadlu atau andap asor dan pandai mengatur waktu, karena di samping kesibukannya berdakwah, ia harus tetap fokus pada studi. Antara dakwah dengan studi harus dijalani secara seimbang dan saling menopang. Mumpuni berharap keberadaan komunitas dai ini akan melahirkan dai-dai berkualitas dari IAIN Purwokerto. Apalagi selama ini kampus memberi dukungan penuh terhadap hasil yang diraihnya.

“Saya bangga menjadi mahasiswa IAIN Purwokerto, tanpa bimbingan kampus tercinta ini sepertinya saya belum tentu meraih sukses,” tuturnya. Rektor IAIN Purwokerto, Luthfi Hamidi mengemukakan, komunitas dai akan melahirkan banyak dai-dai berkualitas dari IAIN Purwokerto. Apalagi saat ini masyarakat membutuhkan dai berkualitas. “Dengan lahirnya dai-dai berkualitas dari IAIN Purwokerto akan menjawab persoalan sosial keagamaan yang terus berkembang,” ujarnya.(23)

Penulis dan foto :Puji Purwanto
Penyunting :Dwi Ani Retnowulan