image

Foto: manchester city FC

16 April 2018 | 04:10 WIB | Liga Champions-Europa

Man City Dinilai Guardiola Tak Gagal di Liga Champions

MANCHESTER, suaramerdeka.com- Manajer Manchester City, Pep Guardiola bersikeras timnya tak gagal di Liga Champions, kendati laju tim musim ini hanya sampai perempat final. "Kami mencetak dua gol legal dalam dua pertandingan dan kemudian, di Juventus melawan Real Madrid, Anda membahas penalti atau bukan penalti. Di kompetisi itu, hal tersebut berarti banyak," ungkap Guardiola di Soccer Way.

Di Liga Champions musim ini, laju City terbilang mulus karena hanya menderita satu kekalahan untuk menjuarai grup dan lolos ke babak 16 besar. Melawan Basel pada fase knock out pertama, City masih tampil meyakinkan dan lolos dengan agregat 5-2.

Menghadapi Liverpool di perempat final, laju City pun terhadang setelah kalah di dua leg sehingga terdepak dengan agregat 1-5. Laga ini juga diwarnai sejumlah kontroversi saat dua gol City dianulir di dua pertandingan, dan Guardiola diusir ke bangku penonton pada laga di Etihad.

Awalnya Kevin de Bruyne cs dijagokan sebagai salah satu kandidat juara, di mana awalnya begitu perkasa usai hanya sekali kalah di paruh musim pertama di seluruh kompetisi. Namun, tak jarang City dianggap gagal memenuhi ekspektasi, seiring belanja besar yang mencapai hampir 300 juta euro di musim panas lalu.

"Kami melihatnya di setiap babak, pengaruh dari detil yang kecil sangat-sangat besar. Kualitas tim-timnya juga sangat-sangat besar. Kami memainkan kompetisi yang lebih baik musim ini di Liga Champions dan kami akan mencoba untuk kembali di musim depan dengan lebih kuat untuk sukses. Tapi saya tidak merasa bahwa kami kehilangan apa yang kami ingin lakukan atau kami gagal. Kami sukses kok," kata Guardiola.

Kandasnya City di perempat final gagal menyamai pencapaian terbaiknya di kompetisi ini. Laju terjauh City adalah semifinal pada 2015/16, saat dilatih Manuel Pellegrini.

(Andika Primasiwi /DS /CN26 )