image

Foto: Jure Makovec / AFP / Getty Images

12 Januari 2018 | 04:05 WIB | Liga Inggris

Gaya Pressing Liverpool Diyakini Bisa Hentikan Laju Man City

LONDON, suaramerdeka.com- Liverpool diyakini bisa menghentikan laju tak terkalahkan Manchester City, dengan gaya pressing yang mereka miliki. Selain itu, dalam laga di Anfield nanti, performa sesungguhnya dari Liverpool di hadapan Manchester City bakal dinantikan.

"Akan ada sejumlah dampak buruk dari hasil yang lalu. Tapi saya mengantisipasi bahwa Liverpool akan memainkan pressing ini dan akan menekan Man City seperti yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya," ungkap eks pemain Fulham dan West Ham United Tony Gale, yang kini jadi analis.

Minggu (14/1) malam, Liverpool akan menjamu City di Anfield, dalam lanjutan Premier League sekaligus menjadi pertemuan kedua antara Liverpool dan City di liga musim ini. Dalam laga pertama di Etihad, Liverpool takluk lima gol tanpa balas, yang juga diwarnai dengan kartu merah Sadio Mane,

Liverpool dipermalukan City 0-5 pada pertemuan pertama lalu di Etihad Stadium. Kala itu kartu merah Sadio Mane di menit ke-37 mengubah jalannya laga sepenuhnya dan membuat tuan rumah leluasa mencetak gol.

"Ini akan jadi pertandingan yang sangat bertenaga dan kalau ada yang akan melakukannya, maka itu Liverpool. Sudah ada tanda-tanda bahwa City, khususnya para bek tengahnya, John Stones sih tidak terlalu tapi Otamendi atau Mangala, Anda bisa menekan sejumlah pemain dan mencuri bola dari mereka," kata Gale.

Dalam laga ini, diharapkan Liverpool menunjukkan performa mereka yang sesungguhnya, khususnya di hadapan pendukung sendiri. Gaya sepak bola kecepatan tinggi Liverpool, diyakini Gale bisa menghentikan laju tak terkalahkan City. "Itu akan jadi taktik Liverpool dan mereka akan mencoba memainkan laga ini di kecepatan 100 mil per jam dan di saat bersamaan punya ketenangan untuk menyerang dan menciptakan peluang," imbuhnya seperti dilansirSky Sports.

City masih jadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di Premier League sejauh ini usai memenangi 20 laga dan baru dua kali berimbang dari 22 pertandingan. Pasukan Pep Guardiola itu juga nyaman memimpin klasemen dengan keunggulan besar, 15 poin atas Manchester United di posisi dua.

(Andika Primasiwi /DS /CN26 )