image

adegan film Chrisye (foto: istimewa)

16 Desember 2017 | 14:07 WIB | Sinema

Membaca Sang Legenda dari Sudut yang Lain

SOSOKpenyanyi pop Chrisye yang kita kenal adalah pribadi pendiam dan serius, pun ketika menyanyi dikenal dengan miskin gaya atau dengan gaya seadanya. Itu belum album-albumnya yang laris di pasaran, penghargaan dia terima atas penjualan album, juga deretan hits lagu-lagunya. Akan tetapi masih banyak kenangan tentang Chrisye yang selama ini tidak diketahui oleh publik. Bahkan ketika penyanyi berambut gondrong ini diwawancarai, enggan bercerita tentang kehidupan keluarganya. 

Hingga suatu ketika, selain merilis buku autobiografi: Sebuah Memoar Musikal di 2007 silam, sosok Chrisye juga difilmkan. Namun sosok Chrisye dalam film ini bukan sekadar dia sebagai penyanyi pop, melainkan juga sebagai bapak dari anak-anak. Hingga perjalanan relijius pemilik nama Chrismanyah Rahadi. GF Damayanti Noor atau Yanti Noor, istri mendiang Chrisye menjadi sumber cerita untuk materi film ini. Intinya melalui Film Chrisye, penonton diajak membaca sosok Chrisye dari sudut yang lain. Khususnya kehidupan dia ketika masih menjadi musisi panggung bersama Gipsy yang sempat ditentang ayahnya, pernikahan dengan Yanti Noor, aktivitas musik sembari menghidupi keluarga, hingga sisi relijiusnya. 

Tidak heran ketika film yang dibintangi Vino G Bastian, dan Velove Vexia ini ditayangkan, banyak penikmat musik merasa aneh. Aneh, lantaran tidak membahas Chrisye saat bermusik dengan Yockie Suryoprayogo sebagai partner musiknya selama tujuh tahun. Atau kerja samanya dengan Erros Djarot saat menggarap soundtrack album Badai Pasti Berlalu di tahun 1977. Artinya, masih banyak yang belum paham dengan makna di balik film itu sendiri. Soal kerja sama Chrisye dengan Yockie, Erros Djarot dan musisi lainnya, tentu sudah banyak yang tahu. Namun sekali lagi, yang diulas dalam film ini adalah kehidupan si lilin-lilin kecil yang tidak banyak diketahui oleh orang lain. 

Penonton akan diajak tertawa, ketika Chrisye keliru mengganti popok putri pertama dalam kondisi mengantuk, kebingungan saat akan tampil di acara Aneka Ria Safari membawakan lagu "Aku Cinta Dia", melepas tangan model begitu saja hingga model jatuh saat pemotretan sampul album Aku Cinta Dia (1986), atau ulah lugunya saat mengajak Yanti menikah. Selain itu juga diajak menangis saat dia kesulitan menyanyikan lagu "Ketika Kaki dan Tangan Berkata" yang terinspirasi dari ayat 65 Surah Yasin, hingga wafatnya. 

Tidak Mirip 

Mayoritas para pemeran di Film Chrisye memang tidak mirip wajahnya dengan sosok yang diperankan. Contoh Vino G Bastian yang tidak mirip dengan wajah Chrisye, atau Tria Changcutters tidak mirip dengan wajah komedian dan emsi kondang Edi Sud. Namun Velove ada kemiripan dengan sosok Yanti Noor di masa mudanya. Meski tidak mirip, toh ada magnit Chrisye pada sosok Vino saat memerankannya. 

Banyak penonton yang berpendapat bahwa Vino benar-benar mirip Chrisye saat berperan sebagai Chrisye, walau pun wajahnya tidak mirip. Padahal dalam sejumlah talk show, Vino mengaku agak kesulitan memerankan tokoh Chrisye. Untuk menari ala Chrisye yang kemudian dikenal dengan dance patah-patah, dia harus belajar terlebih dulu. 

Terlepas dari plus minus film hasil besutan sutradara Rizal Mantovani ini, toh bisa dikatakan film ini layak mendapat bintang empat alias lumayan. 

(Nugroho Wahyu Utomo /SMNetwork /CN40 )

ENTERTAINMENT TERKINI